Semangat juang yang redup hanya akan membuahkan kegagalan. Sebuah kesuksesan akan lebih mudah diraih ketika dicapai dengan api semangat yang menyala-nyala unttuk mengalahkan berbagai kesulitan berat.

ambisi 1

Apa yang terjadi jika sebuah kapal berlayar tanpa kemudi? Mungkinkah kapal itu dapat mencapai tujuannya tanpa kemudi? Tentu saja tidak. Kapal yang demikian hanya akan menjadi permainan ombak, terombang-ambing ke sana-kemari dipermainkan ombak. Demikian pula orang yang menjalani hidup tanpa ambisi, keadaanya tidak jauh berbeda dengan sebuah kapal yang berlayar tanpa kemudi. Hanya orang yang memiliki ambisi dan mau bekerjan keras untuk mencapai ambisi tersebut yang akan meraih kejayaan. Tidak ada seorang pun yang akan meraih kesuksesan tanpa memiliki ambisi.

Ambisi merupakan sebuah faktor penting karena ia adalah dorongan pertama yang akan menggerakkan hati seseorang untuk menapakkan kaki di jalan kesuksesan. Kendati demikian, jika dorongan ini tidak diikuiti dengan kerja keras dan keteguhan hati, tetap saja tidak ada hal yang bisa diraih. Anda dapat saja menanam bibit durian, tetapi Anda tidak bisa hanya duduk manis menunggu memanen buah duriah saat musim panen tiba. Tentu mustahil bukan? Anda harus berupaya agar dapat panen buah durian jika saatnya tiba. Anda harus bersedia merawat, menyirami, dan menjaga tanaman Anda tersebut dalam jangka waktu cukup lama. Hanya dengan kesabaran dan kerja keras yang terus-menerus yang akan memungkinkan Anda menikmati buah tersebut.

Ada banyak orang yang berharap dapat meraih kesuksesan dalam hidup, dan karena itu, mereka memulai sebuah usaha dengan penuh semangat. Namun, sayangnya, tak lama setelah mengambil langkah awal tersebut, banyak di antara mereke justruk sudah merasa gentar, terutama saat mengahadapi kesulitan. Dengan mudah mental mereka terpengaruh dan semangat mereka akan luntur oleh kesulitan tersebut. Orang-orang seperti ini adalah orang-orang yang hanya memiliki angan-angan saja. Mereka adalah orang-orang yang memimpikan kesuksesan di siang bolong. Ketika mereka menghadapi kesulitan mereka akan segera berubah pikiran, dan berganti dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya tanpa bisa meraih kesuksesan apapun. Orang-orang demikian adalah orang-orang yang mudah menyerah.

Di sisi lain, orang yang bijak tidak akan pernah membiarkan kesuliatan menghalangi jalannya menuju kesuksesan. Ia akan berusaha untuk tetap tabah dalam menghadapi berbagai kesulitan tersebut, karena mereka akan menyadari sepenuhnya bahwa meninggalkan sebuah usaha, pada saat kesuksesan hany tinggal beberapa langkah lagi, merupakan tindakan yang sangat bodoh.  Dengan memelihara semangat juang yang kecil, kita hanya menebar benih-benih kegagalan. Sebuah kesuksesan akan terasa lebih menyenangkan ketika dicapai dengan mengalahkan berbagai kesulitan berat.

Ketidaktangkasan adalah salah satu musuh lain dari ambisi. Semua orang, tentu saja berharap dapat meraih sukses dalam hidup. Akan tetapi banyak di antara mereka yang alergi dengan kerja keras. Mereka beramai-ramai mendatangi para peramal untuk meminta azimat yang menurut mereka dapat menghadirkan kesuksan tanpa harus bekerja keras. Dari hari ke hari, mereka menjalani hidup dengan harapan bahwa suatu hari nanti terjadi peristiwa yang tak terduga yang akan  mengubah jalan hidup mereka. Mereke tidak menyadari bahwa kesuksan tidak akrab dengan para pemalas, tetapi akrab dengan para kerja keras yang ulet dan tangguh. Mereka tidak menyadari bahwa untuk meraih sukses dibutuhkan 1%  mimpi dan 99% kerja keras. .. (Bersambung)

Iklan