Ketidaktangkasan akan membunuh kemampuan manusia, sementara kerja keras akan mengembangkannya. Keinginan serta kesungguhan hati dalam berusaha adalah sebuah kemampuan yang tidak ternilai harganya.  Ada beberapa orang yang segera merasa enggan untuk bekerja keras ketika memulai sebuah usaha. Hal ini dikarenakan sejak awal mereka sudah merasa takut pada kegagalan. Padahal, menjadikan ketakutan yang demikian sebagai alasaambisi 2n untuk tidak berusaha adalah sebuah tindakan yang tidak masuk akal. Sesorang yang mengalami kegagalan seharusnya berusaha mempelajari mengapa usaha yang ia lakukan tidak mendatangkan hasil yang diinginkan. Ada kemungkinan, ia akan menemukan jawaban bahwa ia sudah menjadi tawanan dari rasa takutnya sendiri. Tak jarang kita temuai orang-orang yang menunda pekerjaannya dengan mengatakan,” Saya sedang tidak mood yang baik hari ini.” Hasilnya, penundaan tersebut hanya akan membuat pekerjaannya semakin menumpuk, hingga akhirnya sulit untuk diselesaikan.

Anda harus memanfaatkan hal terbaik dari diri Anda untuk menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan baik. Runtut adalah sebuah hukum alam. Jika Anda bekerja secara runtut dan teratur, Anda akan mendapatkan kebahagiaan dalam bekerja, sebagaimana Anda mendapatkan kesengana saat bermain. Bekerja merupakan salah satu bentuk ibadah. Jika hal ini dipahami, tentu kita akan senang untuk bekerja. Hanya orang yang memiliki sikap gemar bekerjalah  yang akan merasakan kesuksesan.

Sebagai contoh, Copernicus memiliki keinginan yang berkobar-kobar dalam memecahkan teka-teki rahasia alam semesta. Tentu saja, ini merupakan sebuah tugas yang luar biasa besar. Terlebih lagi, hingga pada masa itu, para ilmuwan sudah menganut teori Ptolemic yang menganggap bahwa bumi merupakan pusat alam semesta.

Pada malam hari, Copernicus mengamati pergerakan bintang serta planet-planet lain. Dari pengamatannya ini, dia menemukan teori yang menempatkan matahari sebagai pusat alam semesta, sementara bumi dan planet-planet lain bergerak mengelilingi matahari. Teori ini menyusut kemarahan para pendeta yang telah menganut teori Ptolemic sebagai sebuah teori suci yang tidak boleh diubah dan tidak mungkin berubah. Namun, Copernicus tetap memagang teguh teori barunya, tanpa bisa digoyah sedikitpun oleh ancaman para pendeta. Ia tetap pada pendiriannya. Dengan berani, seperti sikap yang biasa ditunjukkan oleh tokoh-tokoh hebat lainnya, ia melakukan penilitian lebih lanjut.  Peneliliannya tersebut  kemudian terbukti menjadi dasar pemikiran Galileo, Newton, Einstein, dan tokoh-tokoh lain dalam menetapkan ilmu pengetahuan modern.

Kisah ini menunjukkan bahwa jika Anda benar-benar mencintai ambisi Anda, maka keberhasilan tidak mampu menghindari Anda. Namun jika Anda hanya bermain-main dengan ambisi tersebut dapat dipastikan Anda akan gagal. Orang yang mudah puas pada diri sendiri akan kehilangan perhatian dari tujuan awal mereka dan terjebak dalam hidup yang membosankan. Mereka tidak mampu mendalami,” Mencari, berjuang, dan panyang menyerah adalah kunci untuk meraih kesuksesan.”

Patikan bahwa Anda tidak termasuk kategori ini. Anda memiliki dua modal berharga, yaitu masa muda dan bakat. Kedua hal ini merupakan faktor terpenting dalam mencapai kesuksesan. Beberapa orang mengatakan bahwa mereka tidak memiliki kelebihan, dan tidak memiliki orang yang bisa membantu mereka untuk sukses.  Mereka berharap untuk bisa menjadi salah satu dari mereka yang meraih ”kesuksesan” melalui jalan nepotisme. Namun, apakah meminta sedekah termasuk hal yang terhormat? Pantaskah seseorang yang normal, yang memiliki sepasang kaki yang sehat, menggantungkan hidupnya pada sepasang tongkat ketiak agar mampu untuk berjalan?

Sejarah telah merekam contoh-contoh orang-orang yang memiliki kekurangan, namun tetap bekerja keras dengan giat. Abraham Lincoln tidak memiliki uang sepeser pun untuk membiaya pendidikannya. Ia hidup melarat di sebuah pondok yang kumuh. Tak satu pun orang yang mengira bahwa suatu saat ia akan menjadi Presiden Amerika Serikat dan tercatat sebagai salah satu tokoh hebat dalam sejarah. Jadi, sebuah kekurangan sama sekali tidak perlu Anda jadikan sebagai alasan yang menghalangi Anda dari kesuksesan. Jika Anda ingin meraih sesuatu dalam hidup, singkirkanlah alasan-alasan yang menghambat jalan Anda, dan mulailah usaha Anda sekarang juga di mana pun Anda berada. Ketika sebuah keraguan mulia menyerang, ingatlah selalu dengan sebuah pepatah Cina yang mengatakan, ”Orang-orang yang berjiwa besar memiliki kemauan, sementara mereka yang berjiwa kerdil hanya mampu berharap.” (Selesai)

Iklan