Kepribadian


Tidak ada orang yang bisa memiliki motivasi lebih baik dari memotivasi dirinya sendiri. Motivasi diri sendiri seperti ini datang dari diri kita sendiri bukan dari orang lain.

Ada beberapa tips motivasi diri sendiri :

1. Melakukan refleksi terhadap apa yang akan kita capai lalu menuliskannya di selembar kertas.

Untuk bisa melakukan motivasi diri kita, kita harus tahu apa tujuan yang ingin kita capai. Lalu kita harus mengembangkan perencanaan jangka pendek maupun jangka panjang. Jalan mana yang akan kita pilih, haruslah mendukung dan sesuai logika. Kita tidak bisa memilih jalan yang kita sendiri tahu bahwa kita tidak akan sanggup menjalaninya. Akhirnya yang akan kita temui adalah kegagalan dan keputusasaan sebelum kita mampu mencapai tujuan kita tersebut.
Setelah kita menuliskan tujuan kita bersama dengan rencana yang kita buat untuk mencapainya, tempelkan kertas tersebut di tempat yang akan sering kita lihat setiap saat(manajemen diri). Bisa di cermin dalam kamar, di lemari, di dinding, atau dimanapun yang menurut kita akan membuat kita sering melihat dan membacanya. Setiap hari paling tidak kita harus melihat dan membacanya sekurangnya 5 kali. Hal ini kita lakukan agar kita selalu teringat dengan tujuan yang ingin kita capai.

2. Berhentilah menunda

Menunda-nunda adalah hal yang bisa membunuh impian kita. Juga mampu membunuh motivasi dalam diri kita sendiri. Tetapkan batas waktu untuk mencapai satu tujuan, dan berpeganglah dengan batas waktu yang kita tentukan sendiri(manajemen diri anda). Dengan memiliki perasaan dikejar batas waktu, kita juga akan lebih fokus dan berusaha untuk memenuhi tujuan tersebut.

3. Menghadiahi diri sendiri

Setiap orang merasa senang bila diberikan hadiah atau penghargaan ketika menyelesaikan sesuatu atau tujuan tertentu(manajemen kepemimpinan). Jadi cobalah untuk memberikan hadiah atau menghargai diri kita sendiri ketika kita menyelesaikan satu bagian dalam perencanaan kita untuk mencapai tujuan akhir kita. Ingat juga, setelah kita menyelesaikan satu rencana cobalah membuat rencana baru lagi dan pastikan batas waktunya(manajemen kepemimpinan). Orang yang sukses akan selalu mencari cara untuk mengembangkan diri mereka dan kehidupan mereka.

4. Bersenang-senanglah

Dalam melakukan pekerjaan kita sering dihadapkan dengan masalah ataupun beban pikiran yang berat, jadi rasa humor yang cukup bisa menjadi salah satu kunci untuk sukses atau Psychotronica. Cobalah untuk tidak terlalu berat memikirkan masalah dan pekerjaan. Belajarlah untuk menikmati apa yang kita lakukan setiap hari, sehingga kita bisa tetap termotivasi dan merasa antusias. Dan dengan tetap memiliki perasaan tersebut, kita bisa membantu diri sendiri mengontrol tingkat stres yang kita miliki atau Psychotronica.

Motivasi diri / pengembangan diri sendiri memiliki keuntungan tersendiri dan juga memacu diri kita untuk bisa lebih berkembang, lebih baik, dan mengarah pada kesuksesan.
Dengan memotivasi diri / pengembangan diri, berarti kita juga bisa menciptakan jalan-jalan baru untuk melangkah mencapai tujuan kita.

Saat ini, rasa ingin tahu seseorang terhadap sesuatu mulai mengendur. Salah satu sebabnya, adanya kemajuan teknologi yang memanjakan diri kita. Kondisi ini sangat tidak baik bahkan sangat merugikan. Salah satu dampak sampingnya yaitu orang tidak memiliki rasa percaya diri terhadap apa yang ada dalam dirinya. Sebenarnya ada cara efektif untuk memulihkan keadaan itu, asal kita tahu caranya dan mau melakukannya. Untuk itu luangkan waktu untuk mulai membangun karakter diri dengan C-4.

Coriusuty (keingintahuan)
Peradaban modern atau zaman modern, seperti sekarang ini,   di salah satu sisi membuat kehidupan lebih maju dengan ketersediaan teknologi, namun sisi lain berdampak negatif. Salah satu sisi negatif adalah orang enggan berusaha, maunya  semua tersedia. Lebih jauh lagi bahkan, manusia menjadi memiliki sifat enggan untuk mencari tahu. Buat apa mencari tahu, toh  semuanya telah ada. Sikap ini harus dibuang jauh-jauh dari kehidupan kita. Salah satu caranya dengan memberi tantangan agar berusahan mencari tahu tentang seuatu, apa saja. Minimal mencari tahu apa yang menjadi kesenangan.

Courage (keberanian)
Ada rasa bahagia dan bangga  ketika bisa menemukan atau mendapatkan apa yang ingin diketahui. Dari sini memunculkan rasa berani untuk keluar dari rasa tidak ingin tahu. Dan, akhirnya berani mendapat info baru yang sebelumnya belum pernah diketahui. Rasa berani ini perlu didorong terus agar menjadi orang yang terus ingin mencari tahu hal-hal lain.

Confidence (percaya diri)
Keingintahuan yang berbuah keberanian diri mengolah jiwa seseorang menjadi timbul percaya diri. Percaya diri bahwa saya bisa dan mampu menemukan sesuatu yang ingin saya ketahui. Selama ini keingintahuan orang terjawab karena sudah tersedia, tetapi tidak ada usaha keluar dari diri untuk menemukan sesuatu. Oleh karena itu, rasa percaya diri meskipun kecil, perlu diakumulasi dalam hati dan jiwa.  Dengan demikian  rasa percaya diri terbangun dengan sendirinya.

Constancy (konsisten)
Sulit memang mempertahankan keadaan yang telah tercapai selama ini. Memang penuh tantangan, tetapi teruslah bangun  rasa ingin tahu, keberanian, dan rasa percaya diri. Apa pun keadaanya, tidak ada alasan sehingga menjadi pembiasaan yang harus dijaga keajegannya. Jika memang perlu berhenti, berhetilah sejenak. Setelah itu terus lakukan sesuai dengan tahapan-tahapan yang telah dilalui. Dan, tanam dalam hati, rasa bangga terhadap diri sendiri.

Orang yang memiliki keinginan kuat akan berusaha dengan penuh kesungguhan dalam mencapai tujuan yang ia cita-citakan. Ia bersedia mengorbankan apa saja untuk mencapai sukpola hidup positises.

Menurut etika kerja, masyarakat terbagi menjadi dua kategori: pertama, orang yang ingin bekerja, dan kedua orang yang terpaksa bekerja. Orang yang ingin bekerja tidak lagi memerlukan bantuan motivasi dari orang lain (eksternal). Mereka adalah orang-orang yang mampu memotivasi dirinya sendiri. Mereka menyusun jdawal kerja dan mengerjakannya sesuai dengan langkah yang mereke tentukan sendiri. Adapun tipe yang keduam, yaitu orang yang terpaksa bekerja, biasanya tidak mampu bekerja dengan baik. Tidak mengherankan jika prestasi kerja mereka selalu mendapatkan peringatan dari atasan.

Sikap positif dalam bekerjan akan membawa seseorang pada puncak kesuksesan. Sementara sikap yang negatif akan mendorong seseorang pada kesuraman hidup. Menyangkut sikap kerja ini, ada sebuah pepatah cina yang dengan indah menyatakan:”Orang-orang yang berjiwa besar memiliki kemauan, sedangkan mereka yang berjiwa kerdil hanya mampu berharap.”
(lebih…)

Watak yang Harus Dihindari

ini-kunciAda sebagian orang yang sangat mengelu-elukan keunggulan sebuah pekerjaan, namun justru membenci pekerjaannya sendiri. Watak yang demikian haruslah dihindari. Gunawan seorang guru fisika di sebuah SMA favorit di kotanya. Ia memiliki kualifikasi edukasional yang luar biasa dan kepribadian yang mengesankan. Semua kemampuan tersebut seharusnya bisa membuatnya menjadi seorang pendidik yang baik. Akan tetapi, waktu sepuluh tahun yang ia luangkan dalam pekerjaan tersebut hanya memberikan sedikit manfaat baginya. Mengapa? Karena selama masa tersebut ia menyesali keputusannya untuk menjadi guru. Ia justru terus-menerus memenuhi pikirannya dengan khayalan bahwa kelak pada suatu hari ia akan menjadi seorang manajer bergaji besar di beberapa perusahaan raksasa. Anton adalah rekan kerja Gunawan. Ia baru bergabung di sekolah yang sama selama tiga tahun belakangan, tetapi ia sudah dikenal sebagai seorang guru yang sangat berkompeten dan efisien. Tidak hanya para siswa yang mengakui kualitas kerjanya, para rekan kerja di sekolah tersebut juga demikian. (lebih…)

Kecintaan Anda pada pekerjaanlah yang akan membantu Anda meraih sukses, bukan kolega, lingkungan, atau bahkan kritik menyangkut pekerjaan Anda.

Untuk mampucintai1 bertahan hidup, manusia harus memenuhi berbagai kebutuhannya, dan karenanya manusia harus bekerja. Pada akhirnya, sebagian besar dari mereka memilih untuk bekerja demi keuntungan materi. Kendati demikian, ada juga sebagian yang lain tidak hanya bekerja semata-mata demi memenuhi kehidupan hidup tersebut, melainkan juga demi kebahagiaan dan kesenangan mereka terhadap pekerjaan yang mereka lakukan.

Ada dua factor yang menentukan perilaku seseorang dalam menyikapi sebuah pekerjaan, yaitu beban kerja dan kemampuan orang yang bersangkutan. Beban kerja tentu saja merupakan factor yang cenderung akan membuat seseorang tidak menyukai pekerjaannya. Mengapa?? Oleh karena seberapa pun kuatnya seseorang, ia tidak akan pernah mampu untuk bekerja layaknya mesin. Sebaliknya, jika seseorang memiliki keterampilan yang ia butuhkan dalam melakukan pekerjaannya, maka tentu saja ia akan mampu untuk menjalani pekerjaan tersebut secara efisien dan penuh kebahagiaan. Sementara, jika seseorang tidak memiliki keterampilan yang dimaksud, maka tentu saja pekerjaan tersebut tidak akan berjalan efisien. Orang demikian akan menjadi beban majikannya ketimbang sebagai asset. Oleh karena itu, sama sekali tidak mengherankan jika majikan akan segera melupakan dan menyingkirkan mereka.
(lebih…)

Ketakutan adalah musuh bebuyutan dari keberanian. Ketakutan yang ada dalam diri manusia adalah pengakuannya, secara sadar atau bawah sadar terhadap kelemahan spiritual, moral, dan fisiknya sendiri. Ketakutan yang ada dalam diri seseorang hanya akan menunjukkan ketidakmampuan orang tersebut dalam mengatasi keadaan, ketidakberdayaan dalam melakukan tindakan yang sesusungguhnya ia inginkan. (Helen Crane)

Sejarah perakeberaniandaban modern merupakan adalah sejarah tentang keberanian yang ditunjukkan oleh orang-orang hebat, laki-laki dan perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. “Pegunungan Aplen tidak akan menghalangi kita,” kata Napoleon saat memimpin pasukannya melintasi pegunungan tersebut menuju Italia dan meraih kemenangan. Sosok pahlawan nasional, Jendral Sudirman, walaupun harus ditandu, tetapi keberania dan semangatnya luar biasa, demi kemerdekaan Indonesia. Demikian juga, pahlawan nasionan India, Bhagat Singh dan Chandra Shakher Azad dengan gagah berani mengorbankan masa muda mereka dalam memperjuangkan kemedekaan India.

(lebih…)

Semua masalah yang ada di dunia tidak akan mampu menghancurkan manusia, kecuali masalah-masalah itu merasuk ke dalam jiwanya. Keberhasilan akan datang kepada siapa saja yang bersedia untuk belajar mengatasi semua rintangan dalam hidupnya.

Pepatah kuno mengatakan,“Mengalami kesalahan merupakan suatu hal yang manusiawi.” Artinya siapa saja yang namanya manusia pasti melakukan kesalahan. Kebijaksana yang terkandung dalam pepatah tersebut menjelaskan bahwa kita tidak perlu merasa berkecil hati ketika kita tidak mampu mencapai kesuksesan hanya dalam usaha pertama kita. Lagi pula, mengharapkan sebuah kesuksesan yang instant sama artinya mengundang sebuah frustrasi.

Pramana berambisi menjadi seorang pegawai di suatu instansi pemerintah. Guna mewujudkan keinginannya, ia mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh ketika mendapat kesempatan mengikuti tes seleksi penerimaan pegawai di instansi tersebut. Ia mempunyai banyak waktu untuk mempersiapkan diri, karena pelaksanaan tes seleksi masih beberapa bulan ke depan. Hal ini membuatnya sangat bersemangat dan berharap dapat lulus dalam ujian penerimaan tersebut. Semasa kuliah, Pramana dikenal sebagai mahasiswa yang cerdas dan selalu meraih nilai tertinggi dalam semua mata kuliah yang diikutinya.
(lebih…)

Laman Berikutnya »

  • Stop Bugil
  • Meta

  • Kepimpinan Kepribadian motivasi Uncategorized